Dimana-mana bahas Resesi..

Jumat, 21 Oktober 2022. 21:05 WIB - Bagikan ke Facebook Whatsapp Twitter

Ditulis oleh : Gilbert Kresna Sammen


Beberapa hari terakhir, semua jagat social media mengangkat isu resesi dengan berbagai tagline berbeda #resesi, #gelap, #hancur, #miskin, #PHK. Betapa ngerinya asupan-asupan yang kita konsumsi dari sosial media.  

Tak hanya itu, para youtuber, influencer, konten kreator pun berlomba-lomba memanfaatkan trending topik ini dengan membuat konten tuk mendulang cuan. Yah, meskipun tak semua yang benar-benar didasari riset mendalam sihh….

Apa sih resesi itu ?

“Resesi ekonomi secara sederhana dapat diartikan sebagai suatu kondisi dimana perekonomian suatu negara sedang memburuk yang terlihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) yang negatif, pengangguran meningkat, maupun pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut.” -Sikapiuangmu.ojk

Kita tidak perlu membahas terlalu mendalam soal makro ekonomi. Berat bahasannya hehe. Yang pasti, saat ini pondasi ekonomi Indonesia masih strong dan kita berdoa semoga saja tetap begitu.

Mari kita menyimak percakapan saat trading bareng di radio panensaham.
 

Anthony : “….Apakah ketika semua orang tau bahkan sampai tukang sayur pun tahu, resesi akan terjadi ?? Tentu tidak. ”

Ditimpali guyonan Hendrik, “Tukang somay juga tau. Katanya 2023 somaynya makin kecil ukurannya”

Anthony : “Kalau seandainya besok ada maling, kau sudah siap-siap belum ? kunci pintu, jendela, pasang anjing helder, sewa polisi dll. Sama dengan kalau PLN kasih pemberitahuan besok ada pemadaman, kau sudah prepare kan.”

Anthony : Resesi mungkin terjadi, tapi tidak sengeri yang orang pikirkan. Karena sudah diantisipasi.

Tidak lupa juga, Pak Fath pun mengingatkan untuk selalu berpikir positif saja. Ikut flow market. Mau kemanapun IHSG selama saham yang di hold memiliki cerita dan fundamental kuat, maka tahan aja.

 

Selamat trading & Happy cuan :)

#kamutidaksendirian

Bagikan:

DISCLAIMER ON!

Pandangan diatas merupakan pandangan dari PanenSAHAM, dan kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang diterima oleh investor dalam bertransaksi. Semua keputusan ada di tangan investor

Artikel Menarik Lainnya:
Whatsapp