KRAS Optimistis Pasokan Baja untuk Mobil Listrik Aman

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) optimistis persediaan baja di Indonesia bakal mencukupi untuk memasok kebutuhan produksi di sektor otomotif yang sedang diarahkan menuju electric vehicle (EV) atau kendaraan listrik.
Direktur Utama KRAS Silmy Karim mengatakan keperluan baja untuk industri otomotif dalam negeri sebanyak 800.000 hingga 1 juta ton per tahun dan ditargetkan dapat terpenuhi secara mandiri pada 2025. 
Saat ini, perusahaan masih mengimpor sebanyak 350.000 ton baja per tahun untuk keperluan industri otomotif di Indonesia melalui skema joint venture dengan salah satu perusahaan Jepang. Dia menilai, kondisi persediaan baja tersebut juga bakal mampu mendukung upaya pemerintah menempatkan RI sebagai pemain utama kendaraan bermotor listrik di kancah global. Namun, Silmy yang juga merupakan Ketua Umum Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA) menilai perlu disiapkan peta jalan yang komprehensif serta terintegrasi untuk mencapai target tersebut. 
Menurutnya, peta jalan tersebut mesti memperkuat sinergi antara pelaku industri penyedia bahan baku baja dan baterai listrik. Selain itu, sambungnya, diperlukan pula koordinasi antara pelaku usaha, investor, pemilik teknologi, pemerintah, serta penyempurnaan regulasi untuk merealisasikan target tersebut.

Sumber: Bisnis

Share this Post

Whatsapp