PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) mencatatkan kenaikan volume penjualan sepanjang periode sembilan bulan pertama 2022. Anak usaha PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) ini mencatatkan volume penjualan semen & terak (termasuk ekspor) sebanyak 9,99 juta ton. Realisasi ini naik tipis 1,64% dari penjualan di periode yang sama tahun lalu yakni 9,83 juta ton.
Kenaikan volume penjualan ini bermuara pada kenaikan kinerja SMCB. Emiten produsen semen merek Dynamix ini membukukan peningkatan pendapatan sebesar 12,51% menjadi Rp9 triliun jika dibandingkan periode sama tahun lalu. Hanya saja, dampak kumulatif kenaikan biaya energi dan bahan bakar pada distribusi, menyebabkan kenaikan beban pokok pendapatan dan biaya distribusi seiring kenaikan volume penjualan. Beban pokok pendapatan terpantau naik 16,6% menjadi Rp 7,10 triliun dari sebelumnya Rp 6,01 triliun.
Meski demikian, sinergi dengan SMGR untuk mengoptimalkan penjualan dan optimalisasi efisiensi operasi berhasil membantu SMCB mempertahankan laba kotor yang relatif stabil menjadi Rp2 triliun. Penurunan beban keuangan juga turut membantu SMCB mempertahankan kinerja positif secara keseluruhan. Hal ini membuat SMCB berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 594 miliar, naik 29,4% dari realisasi laba di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 459 miliar.
Direktur Utama SMCB, Lilik Unggul Raharjo mengatakan, SMCB akan terus mengutamakan fokus keberlanjutan pada setiap upaya untuk berinovasi pada produk, layanan dan seluruh kegiatan operasi Solusi Bangun Indonesia.
Sumber: Kontan