PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK) mencium besarnya potensi pasar di industri kemasan bagi UMKM usai melaksanakan IPO.
PACK mengincar dana segar maksimal Rp49,89 miliar. Calon perusahaan tercatat b itu akan menawarkan banyak-banyaknya 308 juta saham baru atau dengan nilai nominal Rp10 sebanyak-banyaknya 20,03 persen dari jumlah modal disetor penuh. Saham tersebut akan ditawarkan pada kisaran harga Rp110-Rp162.
Direktur Utama Solusi Kemasan Digital Denny Winoto mengatakan prospek bisnis di industri kemasan fleksibel digital tercatat mengalami pertumbuhan. Maka itu dia melihatpeluang pasar di industri ini pun semakin terbuka lebar.
Menurutnya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 diproyeksikan tetap positif seiring dengan tren pemulihan pasca pandemi. Pasalnya, pemerintah memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi di 2022 akan sebesar 5,2 persen yoy terutama ditopang oleh komponen konsumsi rumah tangga.
Adapun data Indonesian Packaging Federation (IPF) menunjukkan bahwa nilai ekonomi di industri kemasan nasional pada 2021 mencapai US$7,2 miliar dan nilainya diproyeksikan akan terus meningkatkan seiring dengan berlanjutnya pertumbuhan ekonomi di Tanah Air. Denny meyakini kinerja PACK bakal sejalan dengan tren pertumbuhan industri kemasan nasional.
Sumber: Bisnis