PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), optimistis penjualan pada tahun 2023 akan terus bertumbuh. Optimisme tersebut didukung oleh tren penggunaan produk daur ulang yang diperkirakan akan meningkat pasca pandemi Covid-19.
Pada masa pandemi, kekhawatiran akan penularan Covid-19 sempat mengganggu rantai pasokan dan membuat sebagian orang menghentikan penggunaan bahan daur ulang. Sejalan dengan meningkatnya permintaan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan produk daur ulang, INOV akan melanjutkan ekspansi usaha. Lantas, INOV memperkirakan penjualan tahun 2023 akan tumbuh dua digit.
Seiring pandangan optimis terhadap pertumbuhan permintaan tahun ini, INOV mengharapkan pabrik RePSF di Medan akan mulai berproduksi secara komersial pada Kuartal I-2023. Jika sudah berproduksi, pabrik baru tersebut akan meningkatkan kapasitas produksi INOV sebesar 23% dari total kapasitas produksi saat ini yang sebesar 40.000 ton per tahun. Selain pabrik di Medan, INOV juga akan terus membangun pabrik recycling center dan washing facilities di kota-kota kecil dan menengah di Indonesia.
Sumber: Kontan