PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) atau Primaya Hospital Group akan membuka 2 rumah sakit hingga 3 rumah sakit baru di tahun 2023.
Pembangunan rumah sakit baru ini diperkirakan memakan biaya investasi sekitar Rp 750 miliar. Sebab, untuk membangun 1 rumah sakit membutuhkan dana investasi sebesar Rp 200 miliar hingga Rp 250 miliar. Dana investasi yang digelontorkan untuk ekspansi rumah sakit Primaya Hospital Group ini tidak sepenuhnya berasal dari anggaran capex tahunan. Namun, juga bersumber dari perolehan dana IPO yang diterima tahun 2022 lalu yang sebesar Rp 272 miliar.
Selain untuk ekspansi pembangunan rumah sakit baru, alokasi dana yang didapat dari IPO Primaya Hospital juga akan digunakan untuk pengembangan gedung dan layanan rumah sakit yang sudah ada sekitar 25%. Serta, yang paling besar adalah alokasi pada penambahan perolehan tanah untuk membangunan rumah sakit di kota-kota besar di Pulau Sumatera dan Jawa.
Sumber: Kontan