Perusahaan yang akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), menyiapkan sederet strategi untuk memperkuat posisinya di industri kesehatan, salah satunya dengan menggandeng mitra global maupun nasional.
Direktur Operasi Jayamas Medica Leonard Hartanto menyatakan, perusahaan dengan nama tenar OneMed ini akan menjelajahi peluang merger dan akuisisi di tengah industri peralatan medis Indonesia yang sangat terfragmentasi. OMED juga mencari kemitraan strategis dan menjalin kerja sama dengan pemain peralatan dan pasokan medis global.
Pada pertengahan November 2022, OMED akan ikut serta pameran alat kesehatan di Jerman untuk menggali peluang-peluang baru. Sejalan dengan mencari kemitraan strategis, OMED juga berupaya untuk membuat kontrak lisensi dengan pemegang paten alat kesehatan yang dapat dapat memungkinkan untuk melakukan produksi produk tersebut di Indonesia.
Namun, OMED tetap membangun kemampuan internal mengembangkan dan meningkatkan produk sendiri, termasuk produk perawatan luka, jarum suntik dan jarum serta tabung pengumpul darah/blood collection tube. Untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar alat kesehatan di masa mendatang, OneMed memiliki tiga strategi bisnis utama.
Pertama, memperkuat kapasitas produksi untuk kategori bisnis yang memiliki tingkat pertumbuhan tinggi. Kedua, menambah jaringan distribusi dan memperkuat saluran online. Ketiga, mengeksplorasi peluang untuk meningkatkan pendapatan dan profitabilitas, termasuk melakukan merger dan akuisisi strategis dengan fokus pada perusahaan yang memiliki teknologi atau kemampuan produksi dalam kategori-kategori produk yang berdekatan.
Sumber: Kontan