Ditutup di Level 7.433, IHSG Kamis Menguat 0,16 Persen

Jumat, 15 Maret 2024. 04:12 WIB - Bagikan ke Facebook Whatsapp Twitter
Regional Index

Dow Jones

 

38,905.66

 

-137.66

 

-0.35 %

 

S&P 500

 

5,150.48

 

-14.83

 

-0.29 %

 

NASDAQ

 

16,128.53

 

-49.24

 

-0.30 %

 

FTSE 100

 

7,743.15

 

-29.02

 

-0.37 %

 

NIKKEI

 

38,867.00

 

+179.50

 

+0.46 %

 

HANG SENG

 

16,961.66

 

-120.45

 

-0.71 %

 

GOLD

 

2,166.50

 

-14.30

 

-0.66 %

 

CRUDE OIL WTI

 

81.06

 

+1.34

 

+1.68 %

 

BRENT OIL

 

85.11

 

-0.01

 

-0.01 %

 

NICKEL

 

18,154.50

 

-191.50

 

-1.04 %

 
 
HATI HATI PENIPUAN ! KOMUNITAS PANENSAHAM TIDAK PERNAH MENGELOLA UANG
Market News
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore, Kamis (14/3/2024) berhasil menguat ke zona hijau setelah ditutup naik 0,16% atau meningkat 12,108 basis point ke level 7.433,315. IHSG bergerak variatif dari batas atas di level 7.454 hingga batas bawah pada level 7.380 setelah dibuka pada level 7.433.
IDXENERGY naik 2,54%, IDXBASIC -1,00%, IDXINDUST naik 1,25%, IDXCYCLIC -0,04%, IDXNONCYC naik 0,52%, IDXHEALTH naik 0,16%, IDXFINANCE -0,30%, IDXPROPERT naik 0,22%, IDXTECHNO naik 0,64%, IDXINFRA -0,12%, dan IDXTRANS -0,56%.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat naik 0,81% ke level 1.011,596. Sedangkan, JII melemah -0,28% ke level 527,141. Selanjutnya, IDX30 ditutup menguat 0,94% ke level 514,589. Sementara IDX80 tercatat naik 0,29% ke level 135,925.
 
Berita Emiten
Laba Naik 28 Persen di 2023, Pertamina Geothermal (PGEO) Komitmen Bagi Dividen
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) berkomitmen membagi dividen dari keuntungan tahun buku 2023. PGEO juga menyiapkan belanja modal (capex) jumbo untuk menopang agenda ekspansi.
Adapun sepanjang tahun lalu PGEO meraih laba bersih senilai US$ 163,59 juta, meningkat 28,46% dibandingkan keuntungan pada tahun 2022. Pertumbuhan bottom line tahun 2023 itu sejalan dengan kenaikan pendapatan, di mana PGEO membukukan US$ 406,28 juta, tumbuh 5,23% ketimbang pendapatan tahun 2022. 
Direktur Keuangan Pertamina Geothermal Energy, Yurizki Rio menyampaikan pertumbuhan pendapatan dan laba PGEO sejalan dengan kenaikan dari sisi margin keuangan dan operasional. Pada tahun ini, PGEO berupaya untuk menjaga tingkat margin dan capaian laba agar tetap tumbuh positif. (Kontan)
 
Penjualan Mobil Januari-Februari Turun, Pangsa Grup Astra (ASII) Justru Bertambah
Penjualan mobil selama Januari-Februari mengalami penurunan 22,6% dari sisi wholesales, dan 15% secara retail. Namun pangsa pasar Grup Astra (ASII) yang digerakkan beberapa merek malah bertambah.
Penjualan Grup Astra (ASII) yang terdiri dari Toyota, Daihatsu, Isuzu, Lexus, UD Truck hingga Peugeot mencapai 83.933 unit. Total penjualan itu setara 56,4% dari 148.649 unit volume penjualan domestik seluruh merek. Sementara pada periode sama tahun lalu, total penjualan Grup Astra mencapai 95.692 unit, atau setara 54,7% dari 174.921 unit volume penjualan domestik. Singkatnya, secara keseluruhan total pangsa pasar ASII mengalami peningkatan hingga 2%.
Sebaliknya, total penjualan dalam dua bulan pertama tahun ini mengalami penurunan. Total penjualan mobil ASII hingga Februari turun 12,2% secara tahunan. Penurunan tersebut mengikuti kelesuan pasar domestik. Hal tersebut, sebagaimana disimpulkan Gaikindo, imbas dari pertumbuhan ekonomi yang mengalami stagnasi.
Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto mengatakan pasar domestik cenderung melemah lantaran pertumbuhan ekonomi Indonesia masih belum meningkat. (Bisnis)
 
Lebih Efisien, PermataBank (BNLI) Targetkan Penurunan Rasio BOPO
PT Bank Permata Tbk (BNLI) terus berupaya melakukan efisiensi dalam menjalankan operasionalnya. Tak ayal PermataBank menargetkan penurunan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dan Cost to income Ratio (CIR) yang masing-masing akan ditekan pada kisaran 80% dan 50% tahun ini.
Direktur Keuangan PermataBank Rudy Basyir Ahmad mengatakan, untuk terus menjaga level rasio CIR dan BOPO sesuai dengan peers di industri perbankan, salah satu upaya perseroan adalah dengan menjaga pertumbuhan pendapatan bank yang berkelanjutan, prudent dan efisien adalah dengan fokus terhadap pertumbuhan Fee Based Income dan terus menerapkan Balance Sheet Optimization. 
Di tahun 2023 lalu BNLI mencatatkan penurunan rasio BOPO dan CIR masing masing menjadi 81,70% dan 51,50% per Desember 2023, dari sebelumnya 82,4% dan 55,10% per Desember 2022. 
BNLI berhasil menutup tahun buku 2023 dengan kinerja laba yang cukup memuaskan, dimana PermataBank berhasil meraup perolehan laba bersih sebesar Rp 2,6 triliun atau naik sekitar 28,4% secara tahunan dari sebelumnya Rp 2 triliun pada tahun 2022. (Kontan)
 
Adhi Karya (ADHI) Targetkan Kontrak Baru Naik 15 Persen di Tahun 2024
PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menargetkan kontrak baru tumbuh di kisaran 10% - 15% dibandingkan target di tahun 2023. Dengan kenaikan kontrak baru ini, ADHI juga memproyeksi dapat mencetak kinerja positif terhadap topline dan bottomline di tahun 2024. ADHI mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 37,4 triliun di tahun 2023. Raihan tersebut melonjak 58% dari capaian tahun 2022 yang hanya Rp 23,7 triliun.
Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Farid Budiyanto menjelaskan, target kenaikan kontrak baru ini sejalan dengan prospek industri jasa konstruksi di tahun 2024 yang masih prospektif. Hal ini juga terlihat dari adanya peningkatan anggaran infrastruktur tahun 2024 sebesar 5,8% atau sebesar Rp 423,4 triliun sebagai belanja prioritas untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar. 
ADHI juga telah mengantongi  kontrak baru sebesar Rp 4 triliun di Januari 2024. Untuk mendorong target di 2024, ADHI juga menyiapkan belanja modal sebesar  Rp 2 triliun dengan penggunaan 90% untuk penyertaan modal dan sisanya untuk aset tetap. (Kontan)

Disclaimer On 
Bagikan:

DISCLAIMER ON!

Pandangan diatas merupakan pandangan dari PanenSAHAM, dan kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang diterima oleh investor dalam bertransaksi. Semua keputusan ada di tangan investor

Halaman menarik lainnya: