Ditutup di Level 7.227, IHSG Rabu Berakhir Melemah -0,39 Persen

Kamis, 25 Januari 2024. 05:43 WIB - Bagikan ke Facebook Whatsapp Twitter
Regional Index

Dow Jones

 

37,806.39

 

-99.06

 

-0.26 %

 

S&P 500

 

4,868.55

 

+3.95

 

+0.08 %

 

NASDAQ

 

15,481.92

 

+55.97

 

+0.36 %

 

FTSE 100

 

7,527.67

 

+41.94

 

+0.56 %

 

NIKKEI

 

36,226.48

 

-297.57

 

-0.81 %

 

HANG SENG

 

15,899.87

 

+545.89

 

+3.56 %

 

GOLD

 

2,014.50

 

-11.30

 

-0.56 %

 

CRUDE OIL WTI

 

75.36

 

+0.99

 

+1.33 %

 

BRENT OIL

 

80.30

 

-0.04

 

-0.05 %

 

NICKEL

 

16,680.50

 

+374.50

 

+2.30 %

 
 
HATI HATI PENIPUAN ! KOMUNITAS PANENSAHAM TIDAK PERNAH MENGELOLA UANG
Market News
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu (24/1/2024) sore, berakhir melemah di zona merah setelah ditutup turun -0,39% atau terpangkas -28,406 basis point ke level 7.227,823. IHSG bergerak variatif dari batas atas di level 7.271 hingga batas bawah pada level 7.170 setelah dibuka pada level 7.256.
IDXENERGY turun -0,61%, IDXBASIC -1,14%, IDXINDUST -1,53%, IDXCYCLIC -0,28%, IDXNONCYC naik 0,16%, IDXHEALTH naik 2,14%, IDXFINANCE naik 0,80%, IDXPROPERT naik 0,17%, IDXTECHNO -0,75%, IDXINFRA -0,55%, dan IDXTRANS naik 0,86%.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat turun -0,57% ke level 966,251. Sedangkan, JII melemah -0,01% ke level 526,959. Selanjutnya, IDX30 ditutup melemah -0,58% ke level 490,208. Sementara IDX80 tercatat turun -0,40% ke level 131,499.
 
Berita Emiten
Jhonlin Agro Raya (JARR) Optimis Penjualan Biodiesel Meningkat Tahun Ini
PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) optimistis penjualan biodiesel atau Fatty Acid Methyl Ester (FAME) akan meningkat di tahun 2024. 
Corporate Secretary JARR Irena Cyntia mengatakan, target penjualan FAME diproyeksikan bakal tumbuh menjadi 318.754 kilo liter (kl) di tahun 2024 atau meningkat 0,73% dibanding tahun lalu sebesar 316.444 kl. Optimis ini akan tercapai mengingat estimasi produksi bahan baku crude palm oil (CPO) juga diproyeksikan meningkat. Target penjualan FAME tahun ini sebesar 318.754 kl dan target penjualan minyak goreng sebesar 18.000 MT. 
Semua produksi turunan CPO milik JARR yang diolah menjadi FAME dan minyak goreng akan fokus dijual untuk pasar dalam negeri. Disisi lain, Irene menyebutkan produksi tandan buah segar (TBS) dan CPO JARR diprediksi meningkat 10% jika dibandingkan tahun lalu.  Peningkatan ini karena semakin naiknya umur tanaman sawit yang sudah menghasilkan dan semakin luasnya tanaman menghasilkan dibanding tahun lalu.
Tahun ini JARR belum berencana melakukan perluasan lahan kebun dan penambahan pabrik sawit baru. Mengingat pabrik sawit baru yang dibangun JARR baru beroperasi di akhir tahun 2023. (Kontan)
 
BTN Pastikan Spin Off Unit Usaha Syariah Kelar Tahun Ini, Setelah Akuisisi Selesai
Upaya PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) untuk memisahkan bisnis unit usaha syariahnya dipastikan bakal kelar tahun ini. Mengingat, aset bisnis syariah milik BTN sudah melampaui batas minimal untuk melakukan pemisahan.
Adapun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatur langkah pemisahan atau kerap dikenal spin off bisa dilakukan ketika aset paling sedikit mencapai Rp 50 triliun. Sementara, aset UUS BTN Syariah sepanjang 2023 sudah tercatat sekitar Rp 53 triliun. 
Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu mengungkapkan bahwa spin off akan dilakukan setelah rencana akuisisi terhadap bank syariah dilakukan. Setidaknya, enam bulan pasca proses akuisisi setelah. 
Dimana, BTN akan terlebih dahulu mengakuisisi bank syariah untuk nantinya menampung portofolio milik unit usaha BTN Syariah. Ada dua bank syariah yang kabarnya telah diincar oleh BTN dan telah dikirim Letter of Interest (LOI).
Nixon belum mau menyampaikan bank syariah mana yang akan diincar. Hanya saja, Bank Victoria Syariah dan Bank Muamalat menjadi dua bank yang kerap dikaitkan dengan bank pelat merah yang fokus pada kredit perumahan tersebut. (Kontan)
 
Citra Marga (CMNP) Siapkan Capex Rp 5 Triliun Tahun Ini
PT Citra Marga Nursaphala Persada Tbk (CMNP) fokus melanjutkan proyek pengembangan jalan layang Harbour Road (HBR) II ruas Ancol Timur - Jembatan Tiga Pluit dan jalan tol ruas Depok - Antasari - Salabenda Seksi 3-4. 
Direktur Independen CMNP Hasyim mengatakan, panjang proyek tol HBR II yang dikerjakan tahun ini adalah kurang lebih 9,6 kilometer. Tahun ini CMNP juga membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 10%. 
Sementara itu, proyeksi laba bersih tahun 2024 diprediksi bakal turun 29% akibat adanya beban bunga pinjaman bank PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) dan PT Citra Waspphutowa (CW) dalam pembiayaan prlyek HBR II, Desari seksi 3 - 4. Serta pelunasan utang kontraktor Cisumdawu.
Meski demikian, CMNP telah menyiapkan berbagai strategi dalam mengantisipasi penurunan laba tahun 2024. Salah satu hal yang dilakukan adalah dengan tetap mengutamakan sumber pendanaan dari ekuitas dibandingkan dengan pinjaman bank.
Hal ini dikarenakan saat ini tingkat suku bunga pinjaman mengalami kenaikan yang akan berdampak terhadap beban bunga. Tahun 2024 ini tantangan yang dihadapi dalam bisnis jalan tol masih seputar pembiayaan infrastruktur jalan tol, seperti pembebasan lahan dan biaya konstruksi yang membengkak. (Kontan)
 
Smartfren (FREN) Incar Dana Jumbo Rp 8,57 Triliun Lewat Rights Issue
PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) akan menggelar rights issue alias penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) dengan menerbitkan 171,45 miliar saham. FREN akan menawarkan rights issue dengan harga penawaran Rp 50 per saham. Sehingga, FREN bakal memperoleh dana segar Rp 8,57 triliun.
Rencananya sekitar Rp 5,47 triliun dari dana rights issue akan digunakan untuk pembayaran utang dan bunga pinjaman FREN. Kemudian sisanya akan digunakan untuk modal kerja FREN maupun entitas anak usaha. 
Manajemen Smartfren memastikan dalam rights issue ini tidak terdapat pembeli siaga. Dengan begitu, jika masih ada sisa HMETD yang tidak dilaksanakan, maka sisanya tidak akan dikeluarkan dari portepel. 
Adapun HMETD ini akan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dilaksanakan mulai 18 Maret 2024–22 Maret 2024. Sementara recording date akan pada 14 Maret 2024 pukul 15:00 WIB. (Kontan)

Disclaimer On 
Bagikan:

DISCLAIMER ON!

Pandangan diatas merupakan pandangan dari PanenSAHAM, dan kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang diterima oleh investor dalam bertransaksi. Semua keputusan ada di tangan investor

Halaman menarik lainnya: