Ditutup di Level 7.227, IHSG Akhir Pekan Melemah -0,35 Persen

Senin, 22 Januari 2024. 06:10 WIB - Bagikan ke Facebook Whatsapp Twitter
Regional Index

Dow Jones

 

37,863.80

 

+395.19

 

+1.05 %

 

S&P 500

 

4,839.81

 

+58.87

 

+1.23 %

 

NASDAQ

 

15,310.97

 

+255.32

 

+1.70 %

 

FTSE 100

 

7,461.93

 

+2.84

 

+0.04 %

 

NIKKEI

 

35,963.27

 

+504.33

 

+1.42 %

 

HANG SENG

 

15,308.69

 

-83.10

 

-0.54 %

 

GOLD

 

2,029.65

 

-2.55

 

-0.12 %

 

CRUDE OIL WTI

 

73.25

 

-0.17

 

-0.23 %

 

BRENT OIL

 

78.47

 

-0.14

 

-0.17 %

 

NICKEL

 

16,052.50

 

-103.50

 

-0.64 %

 
 
HATI HATI PENIPUAN ! KOMUNITAS PANENSAHAM TIDAK PERNAH MENGELOLA UANG
Market News
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore akhir pekan, Jumat (19/1/2024) berakhir melemah di zona merah setelah ditutup turun -0,35% atau terpangkas -25,565 basis point di level 7.227,402. IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 7.170 hingga batas atas pada level 7.277 setelah dibuka pada level 7.252.
IDXENERGY turun -0,76%, IDXBASIC naik 0,62%, IDXINDUST -0,05%, IDXCYCLIC -0,08%, IDXNONCYC naik 0,01%, IDXHEALTH -1,06%, IDXFINANCE naik 0,27%, IDXPROPERT -0,44%, IDXTECHNO -0,83%, IDXINFRA -0,75%, dan IDXTRANS -0,83%.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah -0,03% ke level 972,671. Sedangkan, JII turun -0,07% ke level 524,575. Selanjutnya, IDX30 ditutup turun -0,18% ke level 497,913. Sementara IDX80 tercatat melemah -0,09% ke level 132,090.
 
Berita Emiten
Harga Melonjak, Buyung Poetra (HOKI) Borong Bahan Baku dari Sentra Gabah
PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) membeli bahan baku dengan dana pinjaman. Fasilitas pinjaman didapat dari Buyung Putra Pangan (BPP). Transaksi pinjaman tersebut masuk ranah afiliasi.
Perseroan berharap melalui pembelian bahan baku dengan harga lebih kompetitif dibanding harga pasar, dapat menekan biaya produksi. Selain itu, sebagai perusahaan bergerak bidang produksi, dan distribusi beras, perseroan secara rutin membutuhkan bahan baku agar bisa terus memenuhi permintaan pasar. 
Adapun, dalam setahun terakhir terjadi kenaikan harga bahan baku cukup signifikan. Oleh sebab itu, pinjaman tersebut digunakan untuk membeli bahan baku yang harganya melejit pada akhir tahun, dan awal tahun cenderung meningkat karena faktor cuaca, dan belum memasuki masa panen raya. Hanya, kontribusi terhadap pendapatan akan sulit dihubungkan secara langsung.
Tindakan perseroan tersebut agar bisa terus bertahan di tengah kenaikan harga bahan baku. Pembelian bahan baku berupa gabah beras dari sentra-sentra gabah beras seluruh Indonesia dengan harga lebih kompetitif. Sedangkan biaya operasional lainnya berupa biaya terkait pengiriman bahan baku gabah beras tersebut dari sentra-sentra gabah beras ke lokasi pabrik pengolahan milik perseroan. (Emitennews)
 
PGEO Ekspansi dan Jajaki Akuisisi
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang yang dikelola secara langsung menjadi 1 GW. Karena itu, perseroan akan menambah kapasitas terpasang sebanyak 340 MW dari saat ini 672 MW.
Pertamina Geothermal telah mengamankan power purchase agreement (PPA) untuk total kapasitas ekspansi sebesar 285 MW. Dalam 2 tahun ke depan, anak usaha PT Pertamina tersebut menargetkan penambahan sebanyak 175 MW dari Hululais unit 1 & 2 (110 MW) dan Lumut Balai unit 2 (55 MW). Sisanya 110 MW dari Lumut Balai Ext A dan C1 yang diharapkan selesai pada 2030.
Tahun ini, PGEO memproyeksikan penurunan produksi sebesar 2,6% (yoy) menjadi 4.612 GWh. Sebab tahun ini ada pemeliharaan besar-besaran. PGEO menjadwalkan pemeliharaan beberapa asetnya, termasuk Kamojang unit 1 dan 4. Pemeliharaan ini akan memakan waktu 26-31 hari. Perseroan juga akan melakukan pemeliharaan besar-besaran di Lahendong, Ulubelu, Karaha, dan Lumut Balai. (Investor Daily)
 
Hartadinata Abadi (HRTA) Menggandeng Partner Ekspor Perhiasan Emas Baru di Awal 2024
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), menandatangani perjanjian kerja sama dengan RKD Solutions (RKDS) pada tanggal 17 Januari 2024. 
RKDS merupakan perusahaan kemitraan berasal dari Hyderabad, India yang telah berpengalaman dalam bisnis perdagangan internasional sejak 1998. Kerja sama ekspor perhiasan emas ke India berjangka waktu dari 17 Januari–31 Desember 2024. 
Direktur Utama HRTA, Sandra Sunanto menjelaskan, RKDS melakukan pemesanan perhiasan emas sebanyak 160 kg per bulan atau total pemesanan sebanyak 1,92 ton yang akan dipenuhi dalam jangka waktu kontrak kerja sama. Nilai transaksi tersebut diperkirakan sebesar US$ 113,51 juta atau setara dengan Rp 1,77 triliun. 
Managing Partner RKDS, Rajesh Kolawar juga menyampaikan komitmennya untuk dapat mendukung HRTA dalam mengembangkan ekspansi bisnis ekspor Hartadinata. RKDS memiliki keahlian dalam aktivitas ekspor-impor dari negara-negara di ASEAN, Korea Selatan, Ghana, dan Peru. RKDS telah menjadi pionir untuk aktivitas ekspor perhiasan emas dari Indonesia ke India sejak tahun 2014. 
Dengan pencapaian strategis yang telah dilakukan, HRTA semakin memperkuat posisi sebagai perusahaan perhiasan emas dan emas batangan paling terintegrasi dari industri antara (midstream) hingga industri hilir (downstream) di Indonesia. (Kontan)
 
Weha Transportasi Indonesia (WEHA) Kejar Pertumbuhan Bisnis 40 Persen pada 2024
PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) mengincar pertumbuhan bisnis yang signifikan pada tahun ini. 
Direktur Finance & Accounting WEHA Edgar Surjadi melihat perkembangan yang terjadi di tahun 2023, perseroan yakin 2024 menjadi tahun untuk mengejar pertumbuhan sebesar 40%. Meskipun tahun ini bertepatan dengan pemilihan umum (pemilu) serentak.
Adapun, kinerja keuangan WEHA bertumbuh positif selama sembilan bulan pertama 2023. Penjualan bersih WEHA tercatat sebesar Rp 190,68 miliar atau meningkat 54,69% secara tahunan (YoY) dibandingkan Rp 123,26 miliar pada posisi yang sama tahun lalu. 
WEHA juga membukukan laba bersih sebesar Rp 22,4 miliar per kuartal III-2023, atau meningkat 86% dibandingkan samapai dengan posisi yang sama tahun 2022 yang sebesar Rp 12 miliar.
Edgar berujar, untuk memperthankan pertumbuhan bisnis, WEHA akan melanjutkan agenda ekspansi di tahun ini. Baik itu ekspansi penambahan armada dan pembukaan rute-rute baru serta counter baru seperti di bandara maupun di stasiun.
Selain itu, untuk lini jasa wisata open trip Explorer.ID juga akan terus menambah destinasi - destinasi wisata hits serta fitur - fitur penunjang wisata di aplikasi Explorer.ID yang dapat diunduh di PlayStore ataupun AppStore. Namun, Manajemen WEHA sendiri belum bisa menyampaikan berapa alokasi belanja modal atau capital expenditure (Capex) yang dianggarkan untuk tahun 2024. (Kontan)

Disclaimer On 
 
 
Bagikan:

DISCLAIMER ON!

Pandangan diatas merupakan pandangan dari PanenSAHAM, dan kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang diterima oleh investor dalam bertransaksi. Semua keputusan ada di tangan investor

Halaman menarik lainnya: