Ditutup di Level 7.137, IHSG Akhir Pekan Melemah -0,57 Persen

Senin, 29 Januari 2024. 06:06 WIB - Bagikan ke Facebook Whatsapp Twitter
Regional Index

Dow Jones

 

38,109.43

 

+60.30

 

+0.16 %

 

S&P 500

 

4,890.97

 

-3.19

 

-0.07 %

 

NASDAQ

 

15,455.36

 

-55.13

 

-0.36 %

 

FTSE 100

 

7,635.09

 

+105.36

 

+1.40 %

 

NIKKEI

 

35,751.07

 

-491.97

 

-1.36 %

 

HANG SENG

 

15,952.23

 

-259.73

 

-1.60 %

 

GOLD

 

2,044.25

 

+6.45

 

+0.28 %

 

CRUDE OIL WTI

 

78.90

 

+0.68

 

+0.87 %

 

BRENT OIL

 

83.78

 

+0.86

 

+1.04 %

 

NICKEL

 

16,595.50

 

-105.50

 

-0.63 %

 
 
HATI HATI PENIPUAN ! KOMUNITAS PANENSAHAM TIDAK PERNAH MENGELOLA UANG
Market News
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore akhir pekan, Jumat (26/1/2024) berakhir melemah di zona merah setelah ditutup turun -0,57% atau terpangkas -40,954 basis point ke level 7.137,088. IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 7.099 hingga batas atas pada level 7.178 setelah dibuka pada level 7.178.
IDXENERGY turun -0,97%, IDXBASIC -0,32%, IDXINDUST -0,34%, IDXCYCLIC -0,71%, IDXNONCYC -0,64%, IDXHEALTH -0,36%, IDXFINANCE naik 0,20%, IDXPROPERT naik 0,44%, IDXTECHNO -1,31%, IDXINFRA naik 0,12%, dan IDXTRANS -2,42%.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah -0,87% ke level 951,492. Sedangkan, JII turun -0,75% ke level 523,931. Selanjutnya, IDX30 ditutup turun -0,81% ke level 482,827. Sementara IDX80 tercatat melemah -0,80% ke level 129,764.
 
Berita Emiten
Adira Finance (ADMF) Mencatatkan Lonjakan Kredit Alat Berat, Tembus 2 Kali Lipat
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance telah menyalurkan pembiayaan alat berat sebanyak Rp715 miliar pada 2023. Angka tersebut tumbuh lebih dari dua kali lipat apabila dibandingkan dengan penyaluran pada 2022 yang mencapai Rp350 miliar.
Chief Financial Officer (CFO) Adira Finance Sylvanus Gani mengatakan pertumbuhan tersebut didukung oleh kondisi makroekonomi yang kondusif, selain faktor kolaborasi dengan mitra bisnis atau penjual alat berat yang semakin baik. Dia menambahkan satuan kerja Adira Finance khususnya di kantor pusat juga mulai diperlebar untuk menyasar potensi bisnis tersebut.
Gani mengatakan Adira Finance pun masih optimistis bahwa pembiayaan alat berat akan bertumbuh dengan baik pada tahun ini, meskipun diprediksi melambat. Pihaknya yakin bahwa repeated customers akan mempercayakan pembiayaannya pada Adira Finance. 
Namun demikian, Gani mengatakan potensi perluasan basis pelanggan juga sangat dimungkinkan dengan kolaborasi dan kerjasama dengan group, termasuk MUFG. (Bisnis)
 
Pertamina Geothermal (PGEO) Lanjutkan Ekspansi Proyek Lumut Balai dan Lahendong
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) berencana melanjutkan ekspansi penambahan kapasitas proyek Lumut Balai dan Lahendong pada tahun ini. 
Direktur Keuangan Pertamina Geothermal Energy Nelwin Aldriansyah mengatakan sepanjang 2024, pihaknya akan melanjutkan EPCC proyek Lumut Balai unit 2 dan melanjutkan pengembangan Lahendong unit 7 dan 8 dengan kapasitas 2x20 megawatt.
Proyek Lumut Balai memang mendapatkan dana dari Japan Cooperation Agency sebesar 26.966 yen atau sekitar Rp2,83 triliun. Sementara itu, nilai investasi total Lumut Balai unit 2 yaitu sebesar US$700 juta atau sekitar Rp10,5 triliun. 
PGEO berencana menyiapkan belanja modal US$550 juta atau setara Rp8,74 triliun (kurs jisdor Rp15.897) sepanjang 2024. Nelwin Aldriansyah mengatakan penggunaan belanja modal seluruhnya akan dialokasikan untuk ambisi penambahan kapasitas hingga 1 gigawatt dalam dua tahun. (Bisnis)
 
Berikut Fokus Bisnis Avia Avian (AVIA) di Tahun 2024
PT Avia Avian Tbk (AVIA) optimistis bisa menumbuhkan kinerja pada tahun 2024, meneruskan capaian pada akhir tahun 2023. Emiten cat dari Tancorp Group ini juga punya sejumlah agenda ekspansi untuk menjaga keberlanjutan bisnisnya. 
Head of Investor Relations Avia Avian, Andreas Timothy Hadikrisno, mengungkapkan pada periode kuartal IV-2023 AVIA mencetak peningkatan kinerja penjualan dan margin. Volume penjualan AVIA, khususnya untuk segmen cat atau solusi arsitektur melonjak dengan level double-digit jika dibandingkan kuartal IV pada tahun sebelumnya.
Namun untuk kinerja setahun penuh 2023, Andreas belum membeberkan secara rinci. Dia hanya memberikan gambaran, pertumbuhan volume penjualan AVIA sepanjang 2023 sudah sesuai (in-line) dengan proyeksi perusahaan. Di samping volume penjualan, laba kotor, EBITDA dan laba bersih AVIA meningkat pada level double digit.
Andreas berharap, volume penjualan AVIA minimal bisa setara atau tumbuh di atas level pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkisar 5%. Dari sisi makro ekonomi, tingkat inflasi yang terkait dengan daya beli masyarakat turut menjadi faktor penting yang memengaruhi kinerja AVIA. 
Tahun ini AVIA tetap melakukan pengembangan inovasi produk baru di berbagai segmen. Termasuk cat tembok, cat kayu & besi dan pelapis anti bocor, agar sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan pasar.
AVIA juga akan gencar menjalankan strategi pemasaran baik pada segmen proyek maupun ritel, dengan tetap mempertimbangkan kondisi pasar. Kemudian, AVIA menggelar ekspansi dari sisi pusat distribusi dan peningkatan kapasitas produksi.
Avian Brands tetap fokus pada strategi awal, yakni ekspansi pusat distribusi. Tahun ini AVIA berencana menambah 7 - 8 pusat distribusi milik sendiri. Adapun, hingga Desember 2023 AVIA telah memiliki 118 pusat distribusi milik sendiri, ditambah dengan 14 pusat distribusi mini dan 40 pusat distribusi pihak ketiga.
Sedangkan untuk ekspansi kapasitas produksi, Andreas menegaskan AVIA tetap on track dengan pembangunan pabrik ketiga di Cirebon yang dijadwalkan rampung akhir tahun 2025. (Kontan)
 
Saraswanti Anugerah Makmur (SAMF) Targetkan Penjualan Naik 7 Persen di Tahun 2024
PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) berharap mampu melanjutkan kinerja bisnis yang positif sepanjang tahun 2024.
Direktur Utama Saraswanti Anugerah Makmur Yahya Taufik menyampaikan, pada dasarnya SAMF selalu mengincar pertumbuhan kinerja yang positif secara berkelanjutan dari tahun ke tahun. Untuk tahun ini, pihaknya memproyeksikan pertumbuhan penjualan sebesar 7% dari tahun sebelumnya.
Manajemen SAMF pernah menyebut bahwa target penjualan perusahaan pada 2023 sebesar Rp 4,4 triliun. Jika target ini terpenuhi, maka penjualan SAMF pada akhir 2024 diperkirakan sebesar Rp 4,71 triliun. Salah satu faktor pendorong utama yang dapat mendongkrak kinerja SAMF adalah peningkatan permintaan pupuk dari konsumen eksisting yang secara konsisten melakukan ekstensifikasi luasan lahan, sehingga membutuhkan konsumsi pupuk yang lebih banyak.
Kini, SAMF berfokus untuk meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi, menambah kapasitas pabrik, mengamankan pasokan bahan baku, menjaga konsistensi kualitas produk, memperkuat riset dan pengembangan, hingga memperkuat networking penjualan secara intensif.
Manajemen SAMF juga mewaspadai risiko volatilitas harga bahan baku pupuk. Oleh karena itu langkah antisipasi telah disiapkan perusahaan tersebut. Terkait kapasitas, SAMF telah menuntaskan agenda penambahan lini produksi pupuk di Pabrik Mojokerto pada 2023 lalu. Alhasil, saat ini SAMF memiliki kapasitas produksi pupuk sebanyak 700.000 ton.
Tahun ini SAMF berencana kembali menambah satu line produksi pupuk di Pabrik Sampit yang dikelola anak usaha yakni PT Anugerah Pupuk Makmur. Sayangnya, pihak SAMF belum menyebut besaran capital expenditure (capex) atau dana belanja modal untuk ekspansi tersebut. (Kontan)

Disclaimer On 
Bagikan:

DISCLAIMER ON!

Pandangan diatas merupakan pandangan dari PanenSAHAM, dan kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang diterima oleh investor dalam bertransaksi. Semua keputusan ada di tangan investor

Halaman menarik lainnya: