Ditutup di Level 6.872, IHSG Melemah -0,38 Persen

Selasa, 31 Januari 2023. 04:15 WIB - Bagikan ke Facebook Whatsapp Twitter
Regional Index

Dow Jones

 

33,717.09

 

-260.99

 

-0.77 %

 

S&P 500

 

4,018.90

 

-51.66

 

-1.27 %

 

NASDAQ

 

11,393.81

 

-227.90

 

-1.96 %

 

FTSE 100

 

7,784.87

 

+19.72

 

+0.25 %

 

NIKKEI

 

27,433.40

 

+50.84

 

+0.19 %

 

HANG SENG

 

22,069.73

 

-619.17

 

-2.73 %

 

GOLD

 

1,921.80

 

-7.60

 

-0.39 %

 

CRUDE OIL WTI

 

77.78

 

-1.90

 

-2.41 %

 

BRENT OIL

 

84.39

 

-2.01

 

-2.33 %

 

NICKEL

 

29,740.00

 

+755.00

 

+2.60 %

 
 
HATI HATI PENIPUAN ! KOMUNITAS PANENSAHAM TIDAK PERNAH MENGELOLA UANG
Market News
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore awal pekan, Senin (30/1/2023) berakhir melemah ke zona merah dengan ditutup turun -0,38% atau terkoreksi -26,500 basis point ke level 6.872,481. IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 6.834 hingga batas atas pada level 6.925 setelah dibuka pada level 6.898.
IDXENERGY melemah -0,82%, IDXBASIC -0,40%, IDXINDUST -0,60%, IDXCYCLIC naik 0,03%, IDXNONCYC Naik 0,25%, IDXHEALTH Naik 2,18%, IDXFINANCE -0,82%, IDXPROPERT -0,71%, IDXTECHNO -1,37%, IDXINFRA -0,87%, dan IDXTRANS -0,99%.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah -0,45% ke level 945,431. Sedangkan, JII Naik 0,14% ke level 584,957. Selanjutnya, IDX30 ditutup turun -0,51% ke level 492,830. Sementara IDX80 tercatat melemah -0,45% ke level 132,284.
 
Berita Emiten
Vale Indonesia (INCO) Dikabarkan Mulai Membahas Divestasi dengan MIND ID
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan pembahasan divestasi 11% saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) masih terus bergulir.
Plh Direktur Jenderal Minerba Idris Sihite mengungkapkan, Vale telah mulai melakukan pembahasan divestasi dengan holding industri pertambangan, MIND ID. Saat ini Vale memang belum mengajukan berkas ke Kementerian ESDM. Meski demikian, sejumlah proses lain untuk perpanjangan telah dilakukan termasuk Rencana Pengembangan Seluruh Wilayah (RPSW). MIND ID telah menyatakan kesiapan untuk menyerap 11% saham Vale.
Sekretaris Perusahaan MIND ID Heri Yusuf mengatakan, pihaknya siap mendukung rencana Kementerian BUMN. Pihaknya masih menunggu Vale melakukan proses penawaran saham secara formal sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Kontan)
 
MLPL Suntik Modal Kedai Kopi Grup Lippo Senilai Rp80 Miliar
PT Multipolar Tbk (MLPL) akan menyerap sebanyak 80 juta lembar atau 23,57 persen saham yang dilepas melalui cara Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHEMTD) atau private placement PT Maxx Coffee Prima, perusahaan terafiliasi pemilik gerai kopi dengan merek dagang MAXX COFFEE dan MAXX CORNER.
Nilai penyertaan modal itu senilai Rp80 miliar atau 1,72 persen dari ekuitas MLPL. Dijelaskan, MLPL melihat peluang untuk berinvestasi dan mengkapitlisasi potensi dalam industri makanan dan minuman. Terlebih, saat ini masyarakat sedang gemar menyambangi kedai kopi. (Pasardana)
 
Saratoga (SRTG) Bidik Saham Bank Digital
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) tengah membidik saham bank digital sebagai portofolio investasi. Beredar kabar, salah satunya adalah PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) atau BNC.
Saat disinggung tentang Bank Neo Commerce, Direktur Investasi Saratoga Investama Sedaya, Devin Wirawan mengatakan bahwa Saratoga juga tertarik dengan industri finansial teknologi (fintek) yang menjadi salah satu fokus investasi perseroan. Pihaknya sedang mengevaluasi beberapa peluang. Selama ini, di industri fintek, Saratoga telah berinvestasi di virtual funding Julo.
SRTG menganggarkan dana US$ 150 juta atau sekitar Rp 2,2 triliun untuk investasi pada 2023. Investasi tersebut memungkinkan diberikan kepada perusahaan baru maupun perusahaan yang sudah dimiliki Saratoga, dengan target return 20% per tahun. Sektor energi baru dan terbarukan (EBT) masih akan menjadi salah satu fokus investasi SRTG pada 2023. SRTG juga akan fokus pada sektor bisnis finansial teknologi (fintek), kesehatan, logistik, dan barang konsumsi. (Investor Daily)
 
APLN Proyeksikan Sektor Properti Bisa Tumbuh 5% pada 2023
PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) memproyeksikan sektor properti bisa tumbuh sekitar 5% di tahun 2023, dan masih menjadi salah satu kontributor utama perekonomian Indonesia di tahun ini.
Marketing Director PT Agung Podomoro Land, Agung Wirajaya menjelaskan tumbuhnya perekonomian ini ditopang oleh meningkatnya aktivitas sektor industri di sejumlah kota di luar Jakarta, telah mendorong permintaan properti premium ikut meningkat. Salah satu contohnya berada di Karawang, Jawa Barat yang kini menjadi pusat ekonomi baru berkat pertumbuhan kawasan industri strategis di wilayah itu.
APLN memiliki Kota Kertabumi yang berada di jantung kota Karawang dengan area seluas 5,4 hektar. Pembangunan proyek properti premium ini merupakan bagian dari inisiatif Agung Podomoro untuk menjadikan “Karawang is The Future”. Produk-produk properti di Kota Kertabumi di desain dengan standar kelas dunia yang menjamin peningkatan value secara berkelanjutan. (Kontan)

Disclaimer On 
Bagikan:

DISCLAIMER ON!

Pandangan diatas merupakan pandangan dari PanenSAHAM, dan kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang diterima oleh investor dalam bertransaksi. Semua keputusan ada di tangan investor

Halaman menarik lainnya: