PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) menilai bahwa pemberlakuan kebijakan truk over dimension over loading atau truk ODOL dalam Zero ODOL tidak akan terlalu signifikan berimbas terhadap Perseroan.
Direktur Utama JAYA Darmawan Suryadi mengatakan pihaknya hanya memiliki 5% jenis ODOL dari total armadanya. Bidang usaha JAYA antara lain, usaha pengangkutan barang dengan kendaraan bermotor dan dapat mengangkut lebih dari satu jenis barang, seperti angkutan dengan truk, pick-up dan container.
JAYA melanjutkan, jika kebijakan Zero ODOL diberlakukan, tentu hal ini akan meningkatkan kebutuhan angkutan darat secara signifikan. Namun demikian, dirinya tidak memberikan elaborasi lebih jauh. Bila zero toleransi ODOL diberlakukan, kebutuhan angkutan darat akan meningkat signifikan.
Sumber: Kontan