Intiland Development (DILD) Optimistis Pasar Properti Indonesia Tetap Tumbuh

2022-12-27 11:27:56 - Bagikan ke Facebook Whatsapp Twitter

Harga real estat global terpantau menurun akibat biaya pinjaman yang meningkat. Adapun, penurunan harga properti global juga terdorong dari adanya kenaikan suku bunga acuan. Pasalnya kenaikan suku bunga mendorong juga kenaikan KPR yang semakin mahal di beberapa negara. 

Tercatat, harga rumah di Korea Selatan turun rata-rata 7,5% secara tahunan pada kuartal III 2022. Diikuti juga dengan Hong Kong, Peru, China, Selandia baru juga turun. 

Mengutip Bloomberg, Minggu (25/12), secara keseluruhan, harga properti di 56 negara dan wilayah naik pada tingkat 8,8% pada kuartal ketiga 2022.  Sedangkan harga properti di Inggris dan Kanada turun berdasarkan penyesuaian inflasi. 

Dalam menanggapi harga properti global, Sekretaris Perusahaan PT Intiland Development Tbk (DILD) Theresia Rustandi menilai kenaikan suku bunga menjadi 5,50% memang berpengaruh terhadap sektor properti, namun perseroan terus memantau dampak kontraksi tersebut. 

Perseroan terus mencermati dan mengikuti tren hingga menganalisa risiko terjadinya kenaikan suku bunga dan isu resesi tahun 2023. Dengan demikian DILD tetap optimis pasar properti akan membaik seiring dengan tingginya tingkat kebutuhan masyarakat. 


Sumber: Kontan

Bagikan:

DISCLAIMER ON!

Pandangan diatas merupakan pandangan dari PanenSAHAM, dan kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang diterima oleh investor dalam bertransaksi. Semua keputusan ada di tangan investor

Berita Menarik Lainnya: