Lembaga pemeringkat internasional Moody's Investors Service menaikkan peringkat PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menjadi B3 dari Caa3. Dalam keterangannya, Moody's juga mengubah outlook BUMI menjadi stabil, dari outlook under review. Menurut Moody's, pemeringkatan ini mencerminkan peningkatan subtansial dalam struktur permodalan BUMI setelah pembayaran utang sekitar US$1,6 miliar dengan hasil penerbitan saham baru. Wakil Presiden dan Analis Senior Moody's Maisam Hasnain mengatakan, kualitas kredit BUMI akan terus diuntungkan dari posisinya sebagai produsen batu bara terbesar di Indonesia, melalui kepemilikan saham mayoritas di PT Kaltim Prima Coal (KPC) dn PT Arutmin Indonesia. Dalam hal kebijakan keuangan dan rencana pertummbuhan, Moody's memperkirakan BUMI menggunakan kas internal selama 1-2 tahun ke depan untuk mendanai inisiatif diversifikasi bisnisnya, yang mencakup investasi ke segmen hilir batu bara atau mineral non-batu bara. Jika BUMI akan mempertahankan likuiditas yang sangat baik dan struktur permodalan yang berkelanjutan, karena menjalankan strategi pertumbuhan dan diversifikasi selama 12-18 bulan ke depan. Meski demikian, Moody's menyebut dapat menurunkan peringkat BUMI jika, pertama, likuiditas BUMI melemah, sehingga dividen yang diterima dari anak perusahaan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 12-18 bulan ke depan. Kedua, kebijakan keuangan atau rencana pertumbuhan menghasilkan struktur modal yang tidak berkelanjutan.
Sumber: Bisnis