Top Gainer Saham Hari Ini: BBRM, DPUM & KDTN Memimpin Lonjakan Harga

2025-12-17 11:10:05 - Bagikan ke Facebook Whatsapp Twitter

Jakarta – Perdagangan saham hari ini secara realtime di Bursa Efek Indonesia (BEI) diwarnai lonjakan tajam sejumlah saham yang langsung masuk jajaran top gainer. Aksi beli agresif terlihat sejak sesi berjalan, membuat beberapa saham melesat cepat dan menarik perhatian pelaku pasar.

Pantauan realtime menunjukkan saham lapis dua dan tiga mendominasi daftar penguat tertinggi hari ini. Volume transaksi meningkat tajam, memicu pergerakan harga yang agresif dan berpotensi berlanjut hingga penutupan perdagangan.

Daftar Top Gainer Saham Hari Ini

Berikut saham-saham yang terpantau menjadi top gainer sementara pada perdagangan berjalan:

  • BBRM – saham sektor energi melonjak tajam, volume transaksi meningkat signifikan
  • DPUM – saham konsumsi mencuri perhatian setelah bergerak agresif sejak awal sesi
  • KDTN – saham properti menguat cepat dan sempat menyentuh level tertinggi harian
  • SOCI – saham teknologi kembali reli, diburu trader harian
  • EMTK – saham media & teknologi menunjukkan rebound kuat
Daftar top gainer dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika perdagangan realtime.

Dari sisi sentimen, lonjakan saham-saham tersebut dipicu oleh kombinasi faktor teknikal, aksi spekulatif jangka pendek, serta rumor positif yang beredar di pasar. Tidak sedikit saham yang bergerak cepat menuju auto rejection atas (ARA).

Analis menilai, fenomena top gainer hari ini menunjukkan pasar masih menyediakan peluang cuan, khususnya bagi trader aktif. Namun investor tetap diimbau waspada terhadap potensi profit taking mendadak mengingat volatilitas masih tinggi.

Hingga berita ini diturunkan, pergerakan saham top gainer masih berlangsung dengan tensi pasar yang panas dan transaksi yang terus meningkat.

Bagikan:

DISCLAIMER ON!

Pandangan diatas merupakan pandangan dari PanenSAHAM, dan kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang diterima oleh investor dalam bertransaksi. Semua keputusan ada di tangan investor

Berita Menarik Lainnya: