PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel memperkirakan utilisasi menara telekomunikasi Built to Suit (BTS) pada tahun ini meningkat pesat. Prediksi itu sejalan dengan rencana induk usaha yakni PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang menekankan penggunaan orbit atau wireless pada segmen usaha layanan internet rumah.
Direktur Investasi sekaligus Sekretaris Perusahaan Mitratel (MTEL) Hendra Purnama menyampaikan, infrastruktur telekomunikasi Mitratel siap mendukung pemanfaatan orbit atau wireless yang dicanangkan Telkom dalam melayani internet rumah. Sebab pada dasarnya, menurut Hendra, orbit tersebut sama seperti mobile phone yang akan membutuhkan infrastruktur perseroan.
Kesiapan Mitratel juga dapat dilihat dari menara perseroan yang sudah tersebar di seluruh Indonesia, sehingga akan mampu menampung kebutuhan Telkom termasuk operator telekomunikasi yang lain. Per September 2022 lalu, jumlah menara Mitratel tercatat telah mencapai 35.051 tower.
Mencermati kinerja Mitratel pada tahun ini, Analis PT Henan Putihrai Sekuritas Steven Gunawan melihat bahwa pada tahun 2023, MTEL berpeluang mencatatkan pendapatan sebesar Rp 8,25 triliun. Proyeksi itu tumbuh sebesar 8,3% dibandingkan pendapatan perseroan pada tahun 2022 yang diperkirakan membukukan pendapatan sebesar Rp 7,62 triliun.
Sejalan dengan itu, Hendra juga menegaskan bahwa tahun 2023, Mitratel akan terus berupaya mempertahankan pertumbuhan di posisi triple double digit growth.
Sumber: Investor Daily