PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mengumumkan akan mengalihkan kembali saham treasuri perseroan. Penggunaan ini akan menjadi langkah untuk ketiga kalinya, setelah sebelumnya saham treasuri juga dialihkan pada awal 2021 dan 2022 lalu.
Pada rancangan pengalihan terbaru, sebanyak 651.900 lembar saham atau senilai Rp1,63 miliar akan digunakan sebagai remunerasi yang bersifat variabel ditangguhkan (deferred bonus) atas kinerja BTPN Syariah pada tahun buku 2019 dan 2020. Adapun, pelaksanaan transaksi dirancang pada 25 Januari 2023 mendatang.
Sebelumnya, BTPS juga telah membagikan sebagian saham treasuri pada 25 Januari 2022 sejumlah 829.200 lembar saham kepada anggota direksi tahun buku 2018 dan 2019. Dalam dua pembagian saham treasuri pertama, masih tersisa 1,26 juta lembar per Desember 2022.
Sumber: Bisnis