FKS Food
Sejahtera (AISA) akan melakukan kuasi reorganisasi. Itu dilakukan untuk menata
kembali kondisi laporan keuangan konsolidasian perseroan. Tindakan itu penting
agar perseroan bisa menunjukkan posisi keuangan lebih sehat, dan kinerja
positif tanpa dibebani defisit masa lalu.
Tindakan itu
didasari sejumlah pertimbangan dengan tujuan sebagai berikut. Yaitu, supaya
dapat memberi gambaran kondisi keuangan saat ini dan ke depan. Perseroan
diharap dapat melanjutkan kinerja positif dengan lebih baik lagi (fresh start),
dengan posisi keuangan saat ini tanpa dihantui defisit masa lalu.
Lalu, dapat
memperbaiki struktur ekuitas dengan mengeliminasi akumulasi rugi (defisit)
dengan menggunakan komponen ekuitas lain seperti agio saham, selisih nilai
transaksi retrukturisasi entitas sepengendali, dan penurunan modal saham. So,
perseroan diharap lebih mudah memperoleh pendanaan pengembangan usaha.
Dengan tidak
adanya saldo defisit, diharapkan perseroan memiliki kemampuan untuk membagikan
dividen di masa depan sesuai dengan peraturan berlaku, sehingga akan
meningkatkan minat, dan daya tarik bagi investor untuk memiliki saham
perseroan. Berdasar regulasi, kuasi reorganisasi bisa dilakukan dengan sejumlah
ketentuan berikut.
Yaitu,
memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan dan Standar Akuntansi Keuangan.
Ada saldo defisit material dalam laporan keuangan tahunan auditan selama 3
tahun terakhir. Saldo defisit dianggap material jika nilai absolut saldo
defisit tersebut lebih dari 60 persen dari modal disetor, dan 10 kali dari
rata-rata laba tahun berjalan selama 3 tahun terakhir.(EmitenNews.com)