Jakarta, 9 Januari 2026 — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan ketahanan pada perdagangan Jumat ini, tetap berada di sekitar level psikologis 9.000 poin di tengah dinamika pasar global dan optimisme investor domestik. Pergerakan indeks pagi ini menguat sejak pembukaan pasar, mencerminkan minat beli yang masih kuat di sejumlah saham unggulan.
Bursa Efek Indonesia melaporkan angka perdagangan yang solid sepanjang sesi awal:
Hal ini menunjukkan mayoritas saham mengalami apresiasi harga, meskipun sentimen global masih hati-hati.
Pergerakan IHSG beberapa hari belakangan menunjukkan tren positif yang kuat, bahkan mencatat rekor tertinggi intraday sepanjang sejarah pada sesi sebelumnya saat menembus angka 9.000 poin. Lonjakan ini disambut antusias oleh pelaku pasar dan sejumlah analis menyebut momentum awal tahun ini sebagai indikasi sentimen optimistis di sektor modal.
Data frekuensi perdagangan mencerminkan saham-saham yang paling aktif diperdagangkan (frekuensi tinggi biasanya menunjukkan tingkat minat investor yang intens):
| No | Keterangan | Nilai |
|---|---|---|
| 1 | Frekuensi Transaksi Total | 483.975 kali |
| 2 | Volume perdagangan saham | ± 6,74 miliar lembar |
| 3 | Nilai transaksi pasar | ± Rp 3,49 triliun |
Kesimpulan: IHSG masih mempertahankan momentum positifnya di dekat level psikologis 9.000 dengan aktivitas perdagangan yang tinggi, terlihat dari frekuensi transaksi hampir setengah juta kali. Ini menunjukkan minat investor riil di pasar modal Indonesia pada awal tahun 2026.