IHSG TETAP KUAT DI DEKAT 9.000, AKTIVITAS PERDAGANGAN TINGGI — Frekuensi Saham Jadi Sorotan

2026-01-09 13:43:48 - Bagikan ke Facebook Whatsapp Twitter

Jakarta, 9 Januari 2026 — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan ketahanan pada perdagangan Jumat ini, tetap berada di sekitar level psikologis 9.000 poin di tengah dinamika pasar global dan optimisme investor domestik. Pergerakan indeks pagi ini menguat sejak pembukaan pasar, mencerminkan minat beli yang masih kuat di sejumlah saham unggulan.

Aktivitas Perdagangan Hari Ini

Bursa Efek Indonesia melaporkan angka perdagangan yang solid sepanjang sesi awal:

  • Volume saham yang diperdagangkan: ± 6,74 miliar saham
  • Total nilai transaksi: sekitar Rp 3,49 triliun
  • Frekuensi perdagangan: 483.975 kali — salah satu angka frekuensi tertinggi dalam beberapa hari terakhir, menandakan likuiditas pasar yang aktif.

Distribusi Pergerakan Saham

  • Saham yang menguat: 317
  • Saham yang melemah: 223
  • Saham yang stagnan: 172

Hal ini menunjukkan mayoritas saham mengalami apresiasi harga, meskipun sentimen global masih hati-hati.

Rekor dan Momentum Pasar

Pergerakan IHSG beberapa hari belakangan menunjukkan tren positif yang kuat, bahkan mencatat rekor tertinggi intraday sepanjang sejarah pada sesi sebelumnya saat menembus angka 9.000 poin. Lonjakan ini disambut antusias oleh pelaku pasar dan sejumlah analis menyebut momentum awal tahun ini sebagai indikasi sentimen optimistis di sektor modal.

Top Frekuensi Saham (Perdagangan Hari Ini)

Data frekuensi perdagangan mencerminkan saham-saham yang paling aktif diperdagangkan (frekuensi tinggi biasanya menunjukkan tingkat minat investor yang intens):

No Keterangan Nilai
1 Frekuensi Transaksi Total 483.975 kali
2 Volume perdagangan saham ± 6,74 miliar lembar
3 Nilai transaksi pasar ± Rp 3,49 triliun

Kesimpulan: IHSG masih mempertahankan momentum positifnya di dekat level psikologis 9.000 dengan aktivitas perdagangan yang tinggi, terlihat dari frekuensi transaksi hampir setengah juta kali. Ini menunjukkan minat investor riil di pasar modal Indonesia pada awal tahun 2026.

Bagikan:

DISCLAIMER ON!

Pandangan diatas merupakan pandangan dari PanenSAHAM, dan kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang diterima oleh investor dalam bertransaksi. Semua keputusan ada di tangan investor

Berita Menarik Lainnya: