PT WIKA
Beton (WTON) berhasil melakukan ekspansi internasional dalam proyek pembangunan
Metro Manila Subway di Filipina. Proyek itu disebut mencapai USD10,7 juta atau
setara Rp180 miliar. Direktur Utama WIKA Beton, Kuntjara, menjelaskan proyek
itu digarap oleh entitas anak usahanya yaitu PT Wijaya Karya Komponen Beton
(WIKA Kobe) yang akan memasok komponen penting pada sistem lintasan kereta.
Keberhasilan
WIKA Beton dalam proyek ini tak lepas dari keunggulan WTON dalam menghasilkan
produk baik dari kapabilitas manufaktur, keunggulan teknologi, serta keandalan
sistem produksi yang mencerminkan semakin kuatnya pengakuan internasional.
Dalam
perjalanannya, seluruh tahapan proses manufaktur bakal berlangsung di Pabrik
Produk Beton (PPB) Majalengka. Setelah itu selesai, bantalan jalan rel beton
akan didistribusikan dari pabrik menuju Pelabuhan Tanjung Priok, sebelum
kemudian dikirim melalui jalur laut menuju Pelabuhan Manila, Filipina. Produksi
massal dan pengiriman produk direncanakan berlangsung secara bertahap hingga
tahun 2029, sebagai bagian dari dukungan berkelanjutan terhadap pengembangan
jaringan Metro Manila Subway.
WIKA Beton
juga berencana mengeksekusi proyek lainnya seperti proyek North South Commuter
Railway (NSCR), serta membuka peluang ekspansi ke negara lain di Asia Tenggara.(Emiten
News.com)