KEMENPERIN KAJI STANDAR INDUSTRI HIJAU BERSIFAT MANDATORY TIGA SEKTOR.

Jumat, 25 November 2022. 14:35 WIB - Bagikan ke Facebook Whatsapp Twitter
IQPlus, (25/11) - Kementerian Perindustrian melakukan kajian untuk menetapkan standar industri hijau (SIH) secara mandatori atau wajib untuk tiga sektor industri. "Tahun depan akan disimpulkan komoditas yang tiga jenis itu secara mandatori. Hasil kajiannya seperti apa, akan didiskusikan dengan pemangku kepentingan," kata Kepala Pusat Industri Hijau Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kemenperin Herman Supriadi di Jakarta, Jumat. Kendati belum menyebut tiga sektor industri yang dimaksud, Herman mamaparkan bahwa jika SIH diberlakukan secara wajib, kewajiban tersebut ditujukan untuk mencapai insentif-insentif yang juga sedang digarap. "Dari sisi investasi, cost of money akan rendah, perusahaan yang umurnya sudah tua harus restrukturisasi sehingga dia harus pinjam bank lagi. Kalau cost of money rendah, sejak awal dia sudah mendapatkan efisiensi biayanya," ujar Herman. Demikian juga terkait insentif pajak karbon, di mana jika pajak karbon dikenakan, bagi perusahaan yang sebelumnya tidak memenuhi, begitu SIH diwajibkan akan berupaya memenuhi. Ketika sampai, pilihannya dua, masih dibahas apakah nanti bebas pajak karbon atau minimal pengurangan. Itu insentif. Selain itu, berkaitan dengan perdagangan karbon, perusahaan yang memenuhi SIH akan berpeluang dalam pasar hijau atau green market. "Artinya di pasar yang green itu, insentifnya berupa pasar yang jumlah pesaingnya sedikit. Insentif-insentif seperti itu, baik fiskal maupun non fiskal, kita galakkan terus," ujar Herman. (end/ant)
Bagikan:

DISCLAIMER ON!

Pandangan diatas merupakan pandangan dari PanenSAHAM, dan kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang diterima oleh investor dalam bertransaksi. Semua keputusan ada di tangan investor

Berita Menarik Lainnya:
Whatsapp